
EduAsiaNews, Jakarta – Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta kembali menorehkan capaian di tingkat nasional. Kampus negeri ini meraih skor 97,75 dan masuk 10 besar badan publik paling informatif di sektor perguruan tinggi negeri dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025 yang digelar Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia.
Penghargaan tersebut diumumkan pada Senin, 15 Desember 2025, di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta. Rektor UPNVJ Prof. Dr. Anter Venus, MA., Comm. hadir langsung menerima penghargaan yang menjadi penanda konsistensi kampus itu dalam menerapkan tata kelola yang transparan dan akuntabel.
Tahun ini, proses Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi melibatkan 387 badan publik dari berbagai sektor, mulai dari kementerian, lembaga negara, pemerintah daerah, badan usaha milik negara, hingga perguruan tinggi negeri. Dari 149 perguruan tinggi negeri yang dievaluasi, hanya 54 yang memperoleh predikat informatif. UPNVJ berada di kelompok teratas dengan nilai nyaris sempurna.
Bagi Prof. Anter Venus, capaian tersebut bukan sekadar angka. Ia menilai keterbukaan informasi publik merupakan fondasi penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan perguruan tinggi negeri. Transparansi, menurut dia, harus menjadi budaya yang melekat dalam setiap layanan akademik dan tata kelola institusi.
“Keterbukaan informasi adalah bagian dari komitmen kami menjalankan good university governance. Ini bukan semata memenuhi kewajiban regulasi, tetapi nilai yang kami terapkan dalam pengelolaan universitas,” ujarnya.
Masuknya UPNVJ dalam jajaran 10 besar badan publik informatif menegaskan posisi kampus tersebut sebagai institusi pendidikan tinggi yang responsif terhadap hak publik atas informasi. Di tengah tuntutan akuntabilitas yang kian tinggi, capaian ini sekaligus memperkuat citra UPNVJ sebagai perguruan tinggi negeri yang menjunjung transparansi sebagai bagian dari etos akademik dan pelayanan publik. (www.upnvj.ac.id)





