
Jakarta – Universitas Terbuka (UT) menandai babak baru transformasi pendidikan tinggi terbuka lewat gelaran UT Media Day 2025 di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC), Jumat (28/11/2025). Acara ini menjadi panggung bagi UT memperkenalkan wajah baru kepemimpinannya sekaligus menegaskan strategi kolaborasi dengan media untuk memperkuat pendidikan tinggi yang inklusif dan berdampak.
Dalam keterangan tertulis yang diterima Sabtu (29/11), UT menyebutkan bahwa UT Media Day 2025 diikuti pimpinan redaksi, jurnalis nasional, hingga perwakilan media daerah melalui format hybrid. Suasana UTCC terasa lebih cair dari forum akademik biasanya—menunjukkan sikap UT yang kini lebih terbuka, dialogis, dan dekat dengan publik.
Pada kesempatan itu, pimpinan UT memaparkan arah strategis institusi untuk periode 2025–2030. Fokusnya mencakup percepatan transformasi digital, penguatan mutu akademik, hingga perluasan akses belajar bagi kelompok yang selama ini sulit menjangkau pendidikan tinggi konvensional.
Sesi talkshow menjadi titik perhatian utama. Rektor UT, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., tampil bersama jajaran wakil rektor—Prof. Rahmat Budiman, M.Hum., Ph.D; Adrian Sutawijaya, S.E., M.Si.; Prof. Dr. Paken Pandiangan, S.Si., M.Si.; dan Dr. Hendrian, S.E., M.Si.—membuka ruang dialog luas dengan para jurnalis. Mereka membahas penguatan budaya belajar, reputasi akademik, dan inovasi layanan pendidikan jarak jauh yang menjadi fondasi UT sejak berdiri.
Dalam forum itu, pimpinan UT menegaskan bahwa media bukan hanya mitra penyebar informasi, tetapi bagian penting dalam menjaga ekosistem pendidikan tinggi yang transparan dan akuntabel. Media juga dianggap berperan besar menampilkan kisah-kisah perjuangan mahasiswa UT: dari pekerja migran yang belajar di tengah jam kerja tidak menentu hingga anak muda pekerja yang mengejar gelar sarjana sambil menafkahi keluarga.
Para jurnalis yang hadir turut membagikan pengalaman mereka meliput aktivitas UT di berbagai daerah—kisah yang menegaskan bahwa UT bukan sekadar institusi besar, melainkan rumah bagi ribuan perjalanan akademik yang penuh tekad dan daya juang.
Menutup acara, UT menyampaikan komitmen untuk “bergerak lebih cepat dan berdampak” di bawah kepemimpinan barunya. Kolaborasi jangka panjang dengan media dipandang sebagai fondasi krusial agar setiap langkah transformasi UT tersampaikan secara jernih, terpercaya, dan inspiratif kepada publik.
Dengan arah baru dan semangat kemitraan yang lebih kuat, Universitas Terbuka menatap masa depan pendidikan tinggi terbuka sebagai ruang yang semakin inklusif, modern, dan relevan bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.





