Minggu, 15 Maret 2026

UNP Academy Genjot Pengembangan Mikro Kredensial

By Edu Asia News November 25, 2025
Workshop Pengembangan Mikro Kredensial yang diikuti lebih dari 30 dosen dari berbagai fakultas dan sekolah, Minggu, 23 November 2025 . (Foto : Universitas Negeri Padang)

Universitas Negeri Padang (UNP) mulai menapaki fase baru dalam transformasi pembelajaran digital. Melalui UNP Academy, kampus itu menggelar Workshop Pengembangan Mikro Kredensial bagi lebih dari 30 dosen dari berbagai fakultas dan sekolah, Minggu, 23 November 2025, di UNP Hotel Bypass, Padang. Agenda ini menjadi bagian dari upaya memperkuat daya saing kampus sekaligus memperluas akses pendidikan berbasis keterampilan.

Program pelatihan ini terselenggara lewat skema Revitalisasi Perguruan Tinggi Negeri (PR-PTN) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. UNP mendatangkan Dr. Uwes Anis Chaeruman, M.Pd., akademisi Universitas Negeri Jakarta yang dikenal luas sebagai pakar pembelajaran digital, micro learning, dan micro credential. Nama Uwes kerap muncul dalam penyusunan berbagai kebijakan nasional terkait pendidikan berbasis modul singkat di perguruan tinggi.

Kepala UPT UNP Academy, Dr. Zikri Alhadi, dalam laporannya menegaskan bahwa pengembangan mikro kredensial merupakan mandat strategis kampus. Selain mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDG 4: Pendidikan Berkualitas), program ini diproyeksikan menjadi salah satu motor income generating UNP di masa depan. “Kami membangun ekosistem yang tidak hanya menambah keterampilan, tetapi juga memberi nilai tambah ekonomi untuk universitas,” ujar Zikri.

Sementara itu, Sekretaris Universitas UNP, Dr. Erianjoni, yang hadir mewakili Rektor, menekankan pentingnya model pembelajaran modular sebagai jalan memperluas akses pengetahuan bagi masyarakat. Menurutnya, mikro kredensial dapat menjadi sarana pelatihan cepat yang relevan dengan kebutuhan industri sekaligus mendukung pendanaan internal kampus. “Pendapatan ini nantinya akan dikembalikan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” katanya.

Lokakarya berlangsung interaktif. Para peserta—yang datang dari beragam rumpun keilmuan—mendalami konsep, strategi desain, hingga implementasi mikro kredensial yang dapat diintegrasikan ke program akademik maupun pelatihan non-gelar. Usai pelatihan, mereka ditargetkan mampu mengembangkan modul mikro kredensial yang siap diterapkan di UNP Academy.

Melalui langkah ini, UNP menegaskan ambisinya menjadi salah satu pelopor pengembangan mikro kredensial di Indonesia, sembari membuka ruang pembelajaran yang lebih fleksibel, terukur, dan inklusif. (*)

By Edu Asia News November 25, 2025
Ads Square