Minggu, 15 Maret 2026

UPNVJ Masuk PROSFISI, Perluas Jejak Akademik Film Berkarakter Bela Negara

By Edu Asia News November 13, 2025
Delegasi UPNVJ Dr. Firdaus Noor bersama Ketua Umum PROSFISI periode 2023–2027, Danu Murti, M.Sn. (Foto : Humas UPNVJ)

Suasana hangat terasa di Aula Fakultas Seni dan Desain Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung, awal November lalu. Di tengah forum yang dihadiri puluhan akademisi dan praktisi film dari berbagai penjuru negeri, satu nama baru resmi bergabung dalam lingkaran Perkumpulan Program Studi Film dan Televisi Indonesia (PROSFISI): Program Studi Kajian Film, Televisi, dan Media (KFTVM) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ).

Pengukuhan UPNVJ sebagai anggota ke-27 PROSFISI dalam Musyawarah Nasional (Munas) PROSFISI 2025 menjadi lebih dari sekadar seremoni. Ia menandai langkah baru dunia akademik perfilman Indonesia yang kian dinamis, dengan warna yang berbeda: semangat bela negara yang diusung kampus “Veteran”.

Tema Munas kali ini, “Cine Future 2025”, menggambarkan arah gerak PROSFISI untuk memperkuat jejaring antarprogram studi film dan televisi di Tanah Air. Ketua Umum PROSFISI periode 2023–2027, Danu Murti, M.Sn., memimpin langsung sidang pleno yang mengesahkan keanggotaan baru tersebut.

Delegasi UPNVJ, Dr. Firdaus Noor dan Ahmad Prasetya, M.Sn., menerima Surat Keputusan keanggotaan dengan komitmen untuk aktif berkontribusi dalam riset dan pengembangan kurikulum film nasional.
“Keanggotaan ini membuka peluang besar untuk memperluas kolaborasi dan memperkaya kurikulum film serta media di UPNVJ,” ujar Ahmad Prasetya. “Kami ingin memastikan mahasiswa kami tidak hanya kreatif, tapi juga punya karakter dan nilai-nilai bela negara.”

Berbeda dari kebanyakan program studi film di Indonesia, KFTVM UPNVJ menonjol lewat pendekatan yang menggabungkan seni, media, dan nasionalisme. Salah satu fokusnya: pengembangan film dokumenter berbasis bela negara. Pendekatan ini membuat UPNVJ tampil dengan identitas akademik yang khas—membentuk sineas muda yang tidak sekadar piawai bercerita lewat kamera, tetapi juga memahami konteks sosial dan nilai kebangsaan di baliknya.

Selain pengesahan anggota baru, forum Munas PROSFISI juga membahas sejumlah agenda strategis. Mulai dari kerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Lembaga Sensor Film (LSF), hingga penyusunan kebijakan penyensoran mandiri dan penguatan komisi publikasi serta penelitian. Sejumlah lembaga penting turut hadir, seperti LAMSPAK, LSP P3 Film, dan para asesor nasional bidang perfilman.

Forum dua hari itu ditutup dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antarprogram studi, termasuk rencana penyelenggaraan Festival Film Mahasiswa Nasional 2026.

Bagi UPNVJ, langkah ini bukan sekadar perluasan jaringan, melainkan afirmasi terhadap jati diri kampus “Bela Negara” yang ingin menanamkan nilai kebangsaan di tengah geliat industri kreatif.
Dengan bergabungnya ke PROSFISI, UPNVJ menegaskan posisinya sebagai kampus pelopor pendidikan film berkarakter nasionalis, yang menyiapkan sineas muda berpikir kritis, beretika, dan siap bersaing di ranah global. ()

By Edu Asia News November 13, 2025
Ads Square