Senin, 30 Maret 2026

Survei Gua Kamboja Ungkap 11 Spesies Baru, Termasuk Ular Viper Toska dan Ular Terbang

By Edu Asia News Maret 30, 2026
Ular viper yang mematikan. (Foto: Animalium)

EduAsiaNews, Battambang — Dunia sains dikejutkan oleh temuan luar biasa dari kedalaman gua-gua kapur Kamboja. Sebuah survei baru di gua-gua batu kapur di Kamboja bagian barat berhasil mengungkap sejumlah spesies yang belum pernah diketahui ilmu pengetahuan sebelumnya, termasuk ular viper berwarna toska, ular terbang, beberapa jenis tokek, dua jenis siput mikro, dan dua jenis kaki seribu.

Survei tersebut dilakukan selama beberapa tahun dan menjelajahi lebih dari 60 gua batu kapur di Provinsi Battambang, Kamboja barat, yang terkenal dengan formasi karst — tebing-tebing batu kapur yang menyimpan gua-gua dan ekosistem tersembunyi di dalamnya.
Survei ini dipimpin oleh Program Fauna & Flora Kamboja bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup Kamboja. Di antara temuan paling signifikan adalah tiga jenis tokek baru, dua siput mikro, dan dua kaki seribu yang resmi diakui sebagai spesies baru, sementara tiga tokek lainnya dan satu spesies viper baru masih dalam proses deskripsi ilmiah.

Profesor biologi Lee Grismer dari La Sierra University, California, yang turut terlibat dalam riset ini, menyatakan bahwa setiap kawasan karst yang terisolasi berfungsi seperti laboratorium alam tersendiri — di mana alam menjalankan eksperimen evolusi yang sama berulang kali secara independen.

Temuan survei ini juga mengonfirmasi keberadaan beberapa spesies yang terancam punah secara global, termasuk trenggiling Sunda, lutung perak Indocina, monyet ekor panjang, dan merak hijau, yang semakin menggarisbawahi urgensi perlindungan habitat ini. Para ilmuwan mendesak pemerintah untuk memperkuat regulasi terhadap eksploitasi batu kapur demi keperluan semen yang kian mengancam ekosistem unik tersebut. (**)
(Sumber: Agence Kampuchea Presse (AKP), Cambodianess, Khmer Times, CNN, CBS News, Xinhua)

By Edu Asia News Maret 30, 2026
Ads Square