Rabu, 21 Oktober 2026

Wahyu Gunawan Raih Sunda Sabuana Awards 2026

By Edu Asia News Oktober 20, 2026
Dr. Drs. Wahyu Gunawan, MSi, peraih Sunda Sabuana Awards 2026. (Foto : LinkJabar.com)

EduAsiaNews, Bandung — Dosen Sosiologi Universitas Padjadjaran (Unpad), Dr. Drs. Wahyu Gunawan, M.Si., meraih Sunda Sabuana Awards 2026 kategori Empowerment Humanity atau pemberdayaan kemanusiaan. Penghargaan tersebut diberikan oleh Majelis Adat Sunda Jawa Barat (MASDA Jabar) bersama Yayasan Forum Silaturahmi Sunda Sabuana dalam acara di Gedung Pusat Kebudayaan, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (18/10/2026).

Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh, antara lain Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan dan Pupuhu Utama Majelis Adat Sunda, Irjen Pol. (Purn.) Anton Charliyan. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi penerimanya dalam bidang sosial dan kemasyarakatan.

Wahyu Gunawan mendapat penghargaan karena dinilai memiliki peran besar dalam mengembangkan wisata kopi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah di Jawa Barat, antara lain di Desa Warjabakti, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung. Wahyu Gunawan juga berhasil mengintegrasikan antara riset, pengabdian kepada masyarakat, hilirisasi inovasi serta penguatan model pengembangan kopi berbasis institusi melalui CORNER (Coffee Society Research Center) Universitas Padjadjaran. Dibantu sejumlah dosen Wahyu Gunawan menjadi Ketua Pusat Riset. Sebagai pusat riset di bawah Direktorat Riset, Hilirisasi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRHPM) Universitas Padjadjaran, CORNER menempatkan data, observasi, analisis, dan pembelajaran akademik sebagai dasar dalam memahami ekosistem kopi dan merumuskan langkah pengembangannya.

Seusai penganugerahan penghargaan, Wahyu menilai, pelestarian budaya Sunda tidak cukup dilakukan melalui kegiatan seremonial. Nilai-nilai budaya perlu diwujudkan dalam kebiasaan dan perilaku masyarakat sehari-hari. “Budaya itu bukan hanya seremonial, tetapi harus menjadi suatu kebiasaan,” ujar Wahyu.

Menurut dia, tantangan bagi lembaga adat ke depan adalah memastikan budaya Sunda tidak berhenti sebagai simbol atau tampilan dalam berbagai acara, tetapi juga menjadi pedoman dalam kehidupan sosial. Upaya tersebut, lanjutnya, membutuhkan penguatan kelembagaan adat, pembinaan generasi muda, serta kolaborasi antara tokoh budaya, pemerintah, dan masyarakat.

Sunda Sabuana Awards 2026 diselenggarakan dalam rangkaian peringatan Hari Kebudayaan Nasional dengan tema “Budaya Sunda Panyeundak Budaya Nusantara”. Kegiatan itu juga meliputi pengukuhan Dewan Adat Sunda (DATSUN) tingkat kota, kabupaten, dan kewilayahan, serta Tim Rancage Dewan Adat Sunda. Rangkaian kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkuat peran lembaga adat dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan budaya Sunda sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia. (**)

By Edu Asia News Oktober 20, 2026
Ads Square